SEMPAT tenggelam empat tahunan pasca dihujat penyanyi dan komposer Dangdut kawakan – A. Rafig, biduanita cilik kini beranjak remaja –Puput Pei, menggeliat kembali. Dara serba-bisa kelahiran Jakarta, 9 Juni 1994 ini, telah merampungkan solo album ke-7 bernuansa Dangdut gado-gado bertitel "Asmara Anak Ingusan" (AAI).
"Alhamdulillah, setelah berjuang keras empat tahunan saya kini sudah bisa melepas trauma ketakukan bernyanyi. Bahkan, memanfaatkan momentum terlewatinya masa pancaroba suara dari anak-anak ke remaja, saya telah siap segalanya untuk menggeliat kembali lewat album terbaru tetap bernuansa Dangdut bertitel AAI," papar Puput Pei kepada Waspada di Jakarta, baru-baru ini.
Lho, status Puput ketika itu kan masih berstatus penyanyi cilik - kok bisa-bisanya dihujat biang musik Dangdut pelantun tembang Hits "Pandangan Pertama" ?
Mantan penyanyi cilik yang mengorbit lewat lagu "Laron-Laron" dan tahun 2002 pernah mempresenteri tayangan anak "Melodi Ceria RCTI" ini, kontan menunjuk lagu usungannya tertajuk "Wulan Suro". Lantaran dalam video klipnya menampilkan tradisi ritual Mandi Kembang, Mandi Pusaka dan lainnya, Om Rafiq kontan menilai lagu Wulan Suro menyesatkan lantaran bertentangan dengan ajaran Islam.
Berita - Selebriti / www.waspada.co.id /
Dimasukkan 200 hari 55 menit lalu