Feature terbaru ! Pasang Widget : untuk pengguna wordpress.com Blog , untuk pengguna blogspot , dan untuk lainnya

Pemerintah Finalkan SKB tentang Ahmadiyah - http://www.sinarharapan.co.id Lokal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menyatakan bahwa Senin (5/5) siang ini tim kecil dari Departemen Dalam Negeri, Departemen Agama, dan Kejaksaan Agung memasuki tahap akhir pembentukan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Ahmadiyah. Pembahasan tahap akhir ini perlu dilakukan karena banyaknya saran dan masukan dari masyarakat. ”Jadi tetap kita antisipasi, tapi yang penting sekali bahwa jangan sampai SKB ini menimbulkan masalah di kemudian hari. Kehati-hatian itu perlu, sehingga saya bersama dengan tim memberikan kesempatan lagi bagi tim kecil ini yang sudah mendalami sejak awal,” kata Mendagri ketika ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5) pagi ini. Mendagri berjanji secepatnya setelah tim kecil ini selesai merumuskan tahap akhir dan SKB siap ditandatangani oleh Mendagri, Jaksa Agung, dan Menteri Agama, akan disampaikan kepada publik. Ditanya apakah itu berarti bahwa SKB Ahmadiyah ini belum bisa dikeluarkan pada Senin ini, Mendagri hanya menjawab dirinya akan melihat nanti dari tinjauan tim kecil itu. Yang jelas, SKB Ahmadiyah tersebut pasti akan dikeluarkan. Mardiyanto juga membantah kalau dikatakan bahwa yang memperlambat ke-uarnya SKB adalah adanya dua kubu, yaitu nasionalis dan agamis, Mendagri membantahnya. Karena menurutnya, tim kecil ini sudah cukup solid dan berpikir jernih. Direktur Jenderal (Dirjen) Kesatuan Bangsa (Kesbang) Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Soedarsono yang dihubungi SH, juga mengatakan saat ini pembahasan SKB sedang dalam finalisasi oleh tim teknis di Departemen Agama, Depdagri dan Kejaksaan. Soal SKB Ahmadiyah tetap mengundang pendapat kontra. Pengacara Publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Febiyonesta mengemukakan, SKB antara Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Jaksa Agung tentang keberadaan Ahmadiyah dinilai akan menjadi alat legitimasi kekerasan secara nasional. Jika dirunut dari belakang dengan keberadaan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan SKB beberapa pemerintah lokal tentang Ahmadiyah membuktikan terjadinya kekerasan di mana-mana.
Diskusikan   Bilang Teman   kontribusi dari Avatar snowwhite

Komentar Para pemilih Berita terkait