TIAP bangun tidur di pagi hari, Anna Maria Sofyana sering merenungi kesepiannya. Tidak ada lagi sang suami, Roy Martin, di samping tempat tidurnya, menyambut pagi dengan senyuman kasih sayang. Perasaan sepi juga menyerang mantan top model era 1990-an itu tiap kali berangkat ke peraduan, malam-malam.
Biasanya menjelang tidur, Anna Maria berbagi cerita dan keluh kesahnya kepada sang suami. Roy Martin dia kenal sebagai suami pendengar sekaligus komentator setia keluhan-keluhan dan curhatnya mengenai masalah sehari-hari.
Namun semua itu tinggal kenangan. Kini mantan model yang tetap cantik di usia 44 itu menghabiskan istirahat malam dengan tidur sendiri, berteman bantal dan guling. Tak ada lagi tempat berbagi cerita. Dia tidur sendirian di rumahnya di Jakarta, sementara sang suami, Roy Martin, juga menghabiskan malam sendirian di balik jeruji besi nun jauh, di Surabaya.
Kenyataan ini membuat Gading Martin, putra kesayangannya, merasa iba pada sang ibu. Gading mencoba menghibur wanita yang melahirkannya itu. “Setidaknya itu (kesepian) yang gue lihat pada mama. Apalagi sekarang kan anak-anaknya udah pada gede, pada pisah rumah,” tutur Gading Martin, putra Anna dari Roy, saat ditemui di Hotel Crown, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, akhir pekan lalu.
Tapi biar begitu, mama itu orangnya kuat banget. Gue aja mungkin enggak sekuat itu,” puji Gading.
Gading sendiri hingga kini masih sangat terpukul dengan hukuman penjara empat tahun buat sang ayah yang dirasa sangat berat. “Dulu Papa divonis sembilan bulan. Itu beda banget dengan yang sekarang. Tiga tahun itu waktu yang cukup lama. Dan pastilah ada dampaknya ke keluarga,” ujar penyuka olahraga futsal yang menyatakan kalau keluarganya telah kehilangan
sosok seorang ayah