INFO TERBARU: Kirim saran dan kritik ke Blog Lintas Berita
176
Vote Up
Vote Down
MENGKRITISI HASIL SURVEI LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) TENTANG RASIONALITAS PEMILIH

MENGKRITISI HASIL SURVEI LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) TENTANG RASIONALITAS PEMILIH

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis laporan survei yang memeringkatkan parpol dan tokoh politik yang difavoritkan. Pemeringkatan ini terkait dengan hasil survei yang dilakukan pada bulan Desember 2008 lalu. Ada banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan dalam survei LSI. Salah satunya adalah penjelasan mengenai rasionalitas pemilih yang dihubungkan dengan popularitas partai dan tokoh politik. LSI juga masih melakukan kesalahan yang pernah dilakukan pada survei sebelunnya, yaitu mengenai teknik pengambilan sampel (sampling). Kesalahan yang paling fatal dilakukan oleh LSI adalah tidak menjelaskan bagaimana mekanisme variabel-variabel yang berkaitan dengan rasionalitas pemilih. Disamping itu, pihak LSI langsung menarik kesimpulan yang masih meragukan tadi untuk membentuk pemeringkatan partai ataupun tokoh politik. Tulisan di sini akan menjelaskan beberapa kesalahan penting yang dilakukan oleh LSI dengan menggunakan pedoman ilmu statistik baku. Tulisan ini sebagai sanggahan atas pernyataan dari Pengamat Politik LIPI, Lili Romli yang mendukung hasil survei LSI (Detikcom, 5 Januari 2009)
Berita - Politik / leo4kusuma.blogspot.com / Dimasukkan 179 hari 4 jam 33 menit lalu / Dipilih 178 hari 4 jam 24 menit lalu

Komentar Anda

Saat ini ada 4 komentar

cak_munajat
Ditulis oleh cak_munajat
178 hari 4 jam 18 menit lalu
LSI sekarang lebih sering jadi joki politik daripada menilai sesuatu dengan obyektif
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
omwied
Ditulis oleh omwied
178 hari 4 jam 14 menit lalu
namanya aja dunia politk bung
semua pakai topeng,semua pakai akal bulus
bila tanpa kecurangan bagaimana staf LSI bisa makan
betul gak??
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
anarchy99
Ditulis oleh anarchy99
178 hari 46 menit lalu
pemilih di indonesia mana ada sih yang pake rasio semuanya masih pake emosi, pokoknya kalo pemimpin udah gagal yah nggak usah dipilih lagi. cuman itu kuncinya.
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
forlan
Ditulis oleh forlan
177 hari 8 jam 29 menit lalu
saya seh keselnye ama sih mujani tuh yang jidatnye lebar masa PKS diblang turun. die kali benci and dengki ama PKS
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
Anda harus login atau register dulu sebelum pasang komentar
Kirim Media Anda