Ambruknya harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan merosotnya nilai tukar rupiah sungguh mencemaskan, menyusul krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat. Bahkan, krisis keuangan di Negeri Paman Sam itu, dinilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai episentrum tsunami krisis ekonomi yang bepengaruh pada perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia.
Maka, tidak heran beberapa hari terakhir Presiden SBY sibuk dan mungkin pusing memikirkan bagaimana mengantisipasi krisis yang terjadi di Amerika Serikat itu. Karena itu, jangan heran pada Minggu (5/10) pun, jajaran menteri bidang ekonomi dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boedinono mengadakan rapat yang dipimpin pelaksana tugas Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Berita - Lokal / alcapone-network.co.cc /
Dimasukkan 267 hari 12 jam 5 menit lalu
/ Dipilih 267 hari 9 jam 10 menit lalu