Polisi Amankan Mushollah LDII Pasca Amuk Warga
Jajaran Kepolisian Jember, Jawa Timur, mengamankan mushollah kompleks Penayungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, yang dibangun Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), pasca perusakan oleh warga Rabu (19/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB.Selain itu, polisi juga mengamankan sembilan keluarga anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, dengan alasan khawatir terjadi amuk massa susulan.
Kapolres Jember, AKBP AKBP Adang Ginanjar, kepada wartawan, Kamis mengatakan personil polisi terus berjaga-jaga untuk mengamankan amuk massa susulan terhadap Mushollah LDII di Tanggul.
Menurut Kapolres, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Muspika dan tokoh masyarakat setempat untuk mencari penyelesaian terbaik terkait dengan amuk massa tersebut.
Meski demikian, kata dia, polisi tetap melakukan penyelidikan dan meminta keterangan terhadap sejumlah anggota LDII dan saksi yang sempat berada di tempat kejadian ketika terjadi perusakan.
Mushollah yang dibangun Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember itu dirusak warga pada Rabu (19/9) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sebelumnya sejumlah tokoh masyarakat dan Muspika sempat melakukan pertemuan dengan ketua LDII Tanggul, Budi, dengan kesepakatan akan membongkar sendiri mushollah tersebut.
Namun janji itu tidak ditepati sehingga pada Rabu malam warga langsung melakukan perusakan sendiri. Sementara itu Kepala Desa Tanggul Wetan Suwadi mengatakan, pengurus LDII sudah diberi peringatan agar tidak membangun mushollah karena sembilan puluh persen warga menolak.
"Tapi hal itu tidak dihiraukan pengurus LDII sehingga timbul perusakan ," katanya. antara/abi





