Disubmit :
55 hari 23 jam 24 menit lalu
Menjadi Terpilih : 55 hari 11 jam 32 menit lalu
Liat profil
TIAP kelompok punya logika berpikir sendiri dalam menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Rakyat kecil (dan yang mengatasnamakan rakyat kecil) sangat khawatir, kenaikan harga BBM akan lebih menyengsarakan mereka. Kelompok ini menggunakan logika bahwa kenaikan harga BBM ujung-ujungnya menaikkan harga bahan kebutuhan lain yang kian tidak terjangkau oleh mereka.
kontribusi dari
AnJaniee
Komentar
artikel disini sebenarnya sangat kompleks sekali,mengingat imbas BBM sangat luas mencakup segala sektor...disini jelas dan kentara dualisme penaikan BBM disisi yang satu harus disegerakan karena alasan A,yang lain sebaiknya ditunda karena alasan B, disini kliatan bahwa pemerintah harus bisa memutar otak lebih..agar cara cara yang dulu2 nya dilakukan dan tidak membawa hasil..jangan sampai diulangi untuk yang kedua kalinya...dari sini pemerintah kliatan banget sangat kewalahan
koreksi diri dan dikoreksi pihak lain itu yang harus dilakukan untuk pemerintah..agar selalu waspada..gimana coba jika negara ini bangkrut...
ya udah mari kita dukung pemerintah..tapi kita kasi koreksi terus..jangan sampai dengen kebijakannya akan semakin menyengsarakan kita sebagai rakyat indonesia
Setuju, seharusnya kita membantu kesulitan negara (walaupun sebenarnya kita berhak marah karena kita sudah membayar pajak tetapi pemerintah tidak memanajemen keuangan dengan baik), Untuk saat ini berkorbanlah demi negara....
biar diperoleh keputusan yang bijaksana......
duh sungguh menyebalkan....KEMARIN KELANGGKAAN, SEKARANG KENAIKAN, BESOK KIAMAT !!!
JK dengan lantang berbicara bahwa "jika menolak kenaikan BBM berarti kita membantu rakyat kaya", bukankah itu rektorika yang sesat ?? bukankah Indonesia punya buanyak tambang minyak ?? lantas mengapa Indonesia mengimpor ??
dipandang dari sudut pandang mnanapun kenaikan BBM ini sangat membawa dampak buruk bagi semua,pemerintah pun bukannya gak rugi.secara politik mereka sangat rugi besar
apapun keputusan pemerintah,seharusnya melihat kepentingan mayoritas rakyat indonesia,apa gak ada solusi lain selain menaikkan harga BBM
kalau kita memandang kenaikan bbm ini sebagai suatu kebijakan yang sangat memberatkan rakyat, cari donk solusi lain apa - apa yang bisa menyelamatkan ini semua jangan hanya bisa mengecam dan menyalahkan pemerintah saja. pemerintah juga dach cukup pusing juga kok
skenario seperti apapun tetap yang paling tidak aman adalah rakyat kecil.mungkin inilah saatnya kita turun ke jalan menyuarakan kepentingan kita,RAKYAT JELATA
di luar konteks ini semua,sepertinya isu kenaikan BBM ini berubah menjadi isu politik yang mempunyai tujuan untuk menggulingkan pemerintah yang sah.dimana-mana demo isu BBM sudah mulai melakukan pembakaran poster presiden dan wapres.entah siapa yang mendalangi ini semua
sepertinya ada kesalahan yang sangat mendasar dalm pengaturan perekonomian di negara ini, aku yakin nantinya hanya akan ada 2 golongan di negara ini: 1.orang kaya 2.orang yang sangat miskin.entah kita nanti berada di posisi mana
kita jangan jadi masyrakat yang pengecut yang menyerahkan semua permaslahan ini hanya pada tangan pemerintah,sebenarnya kita bisa memberikan solusi yang baik untuk menghadapi masalah ini,ini sebuah negara bung,dimana komponennya adalah wilayah,rakyat dan pemerintah.jadi jangan hanya menyalahkan pihak pemerintah saja
ini adalah sebuah pilihan yang pahit dan pahit ? well sepertinya ini adalah sebuah problem,cuman yang kita harus kita ketahui pahit yang satu adalah racun sedangkan pahit yang lainnya adalah obat yang bisa menyembuhkan.soal penentuan mana obat dan mana yang racun mari kita pikirkan bersama secara obyektif
inilah buah dari kesalahan kita sendiri,sebagian besar rakyat indonesia sangat egois,kenapa aku bilang seperti itu.lihat saja di rumah2 masyarakat kita,berapa kendaraan yag dimilikinya,terkadang melebihi jumlah anggota keluarga,akibatnya konsumsi BBM meningkat dan beban APBN juga ikut meningkat akibat subsidi BBM.kenapa kita gak coba berperilaku sedikit positif,misalnya dengan menggunakan angkutan umum yang telah tersedia dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi kita.pasti banyak konsumsi BBM yang bisa kita hemat dari perilaku ini
apa yang bisa pemerintah lakukan untuk bisa keluar dari lingkaran setan ini, janganlah kita menambah parah keadaan, ayo sama2 memikirkan jalan keluar dari semua ini
orang pintar tarik subsidi suu tak terbeli
kita lihat saja nanti setelah kenaikan BBM benar2 terjadi,pasti semua pihak akan terpukul,baik rakyat kecil,pengusaha maupun pemerintah
Kalau Harga BBM tidak dinaikan maka anggaran negara akan terpukul sehingga..
1. Anggaran untuk pendidikan turun untuk subsidi bbm maka pelajar menangis (sekarang aja masih 10 persen, padahal di UU minimal 20persen))
2. Kredit usaha kecil menengah dikurangi untuk penambahan anggaran subsidi bbm (lapangan kerja berkurang)
3. Anggaran pembangunan berkurang untuk subsidi bbm (Pembangunan menjadi lambat bahkan terhenti)
4. Utang luar negeri gak dicicil-cicil sehingga bunganya makin membengkak karena dananya digunakan untuk menambah angaran subsidi bbm
5. anggaran subsidi beras untuk rakyat berkurang karena digunakan untuk menambah subsidi bbm (sembako naek..)
6.7.8.100.. ( pelajari ilmu ekonomi, ekonomi pembangunan, ekonomi....)
# anggaran gaji anggota dpr tidak turun-turun malah naik gak peduli harga bbm dinaikan atau enngak
sembako mahal, listrik, bbm, biaya pendidikan dan yang terakhir biaya rumah sakit yang sangat tinggi. tambah di cekek aja rakyat kita
Kekhawatiran utama kita sebenarnya adalah meningkatnya kriminalitas. Kebutuhan sehari-2 mendesak mereka lebih menggila dan lebih nekat. So berhati-2lah mengantipasinya kemungkinan ini yang mana sudah mulai terasa akhir-2 ini
Coba pikirkan mengapa pemerintah menaikan harga bbm... Sumber daya alam di dunia semakin menipis sedangkan konsumsi semakin besar.. seiring berjalannya waktu mau tidak mau kebutuhan hidup semakin mendesak .
Kecuali ada inovasi baru dalam ilmu pengetahuan untuk mengatasi masalah tersebut
pak SBY.... jangan nyerah pak!!! pasti bisa kita melalui masa - masa sulit ini
mengapa permasalahan ini harus dilakukan penglompokan,padahal ini adalah permasalahn bersama yang harus dihadapi bersama
memang kalo kenaikan BBM ujung-ujungnya ya harga kebutuhan naik semua, itu memang terjadi secara otomatis, rakyat kecil memang suka berpikir seperti itu
mungkin pemerintah emang harus mikir beberapa kali tentang pembubaran DPR
demo penolakan kenaikan bbm dimana2 berlangsung tiap harinya, bahkan sampai ke pelosok - pelosok daerah, keputusan ini terbukti sangat memberatkan rakyat
kalau masalah koreksi diri, tanpa adanya kenaikan BBMpun harusnya pemerintah dach harus mengkoreksi diri sejak dulu
saya baru sadar bahwa yang disubsidi BBMnya itu cuma Indonesia lho di dunia ini. Kenapa kok harus disubsidi ? saya ga ngerti wong yang biasa punya mobil itu orang berkecukupan. Seharusnya ada jalan lain untuk pemerintah " mensubsidi " dengan menyuruh pabrik2 menaikkan gaji pegawai ? Saya pingin denger komentar dari rekan rekan lintas berita
negara indonesia semakin carut marut saja, setelah banyak yang tidak sependapat dengan kenaikan harga BBM sekarang banyak pihak yang berselisih pendapat
kalau ingin makmur, negara mesti aman dulu pak!!!!
2 tahun ini, BBm sudah merangkak naik, tapi bukankah akhirnya masyarakat terbiasa juga. dan karena itu semua ada jamannya. tapi masalahnya orang yang ga sanggup beli pun akhirnya bertambah juga. mending naek sepeda ontel aja, ga perlu beli bbm
koreksi diri pada pemerintahan kita memang sudah seharusnya di lakukan, semua kejadihan pahit yang menimpa negeri ini menunjukkan kalau memang kita semua harus mengkoreksi diri, enggak cuma pemerintah saja
Kayaknya kembali ke tempoe doloe adalah v=cara yang muidah untuk menghemat semuanya, tanpa mengeluarkan banyak uang dan selalu serba menghemat
reaksi masyarakat, demo disana - sini semakin memperkuat kalau keputusan ini sangat memberatkan rakyat tapi gimana lagi??? pemerintah juga merasa ini sudah keputusan yang terbaik untuk saat ini
terima aja, gitu aja kok repot!!!