INFO TERBARU: Kirim saran dan kritik ke Blog Lintas Berita
892
Vote Up
Vote Down
Gaya Kompas Mengobarkan Permusuhan

Gaya Kompas Mengobarkan Permusuhan

KH Cholil Ridwan menilai Kompas memang menjadi alat Katholik atau missi zending.
Berita - Lokal / khabarislam.wordpress.com / Dimasukkan 60 hari 22 jam 19 menit lalu / Dipilih 59 hari 22 jam 11 menit lalu

Komentar Anda

Saat ini ada 42 komentar

dellacitra
Ditulis oleh dellacitra
58 hari 20 jam 47 menit lalu
MUI memang selama ini terlalu ikut campur dalam segala hal, wajar saja kalau ada artikel yang menulis seperti itu.
Nilai 2 | Nilai komentar: + -
apprianti
Ditulis oleh apprianti
58 hari 19 jam 52 menit lalu
sebenarnya apa yang dilakukan oleh kompas gak menyalahi aturan jika emang gak suka dengan gaya pemberitaan kompas,gampang saja,gak perlu baca kompas
Nilai 2 | Nilai komentar: + -
arman
Ditulis oleh arman
57 hari 20 jam 45 menit lalu
orang indonesia kurang cerdas untuk membedakan mana berita yang benar dan mana berita yang hanya hoax semata
Nilai 2 | Nilai komentar: + -
shishihenge
Ditulis oleh shishihenge
59 hari 21 jam 28 menit lalu
Justru menurut saya pihak agama Islam (terutama kalangan MUI) kurang menggunakan basis dialog dalam menyelesaikan permasalahan politik dan keagamaan. Jadi saya rasa Kompas sudah berusaha adil. Berbeda dengan harian Republika yang terang2an menyulut permusuhan antar agama dan gaya jurnalisasinya yang tidak profesional
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
bonarsirait
Ditulis oleh bonarsirait
58 hari 21 jam 50 menit lalu
belajar menjadi penikmat berita yang cerdas
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
andi3n
Ditulis oleh andi3n
57 hari 20 jam 19 menit lalu
memfitnah dan mengadudomba sangatlah mudah, yang sulit itu meikhlaskan dan memaafkan.
Nilai 1 | Nilai komentar: + -
naetalla
Ditulis oleh naetalla
58 hari 22 jam 49 menit lalu
media seharusnya bisa proporsional,bukankah dalam kode etik jurnalistik sudah diatur hal-hal seperti itu
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
kertaradjasa
Ditulis oleh kertaradjasa
58 hari 22 jam 38 menit lalu
yang namnya media baik itu koran, TV ataupun lainnya pasti dimanfaatkan untuk suatu kepentingan.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
prabantja
Ditulis oleh prabantja
58 hari 21 jam 58 menit lalu
susah juga jika modal sudah berkuasa atas kebenaran jika sebuah media yang merupakan corong rakyat kebenarannya sudah mulai absurd,kemana lagi kita harus mencari kebenaran
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
ndorowatjek
Ditulis oleh ndorowatjek
58 hari 21 jam 55 menit lalu
adalah hak setiap orang untuk memberikan warna pada media yang dimilikinya sebenarnya gampang saja kok,media masa kan banyak,kita pilih saja yang sesuai dengan hati nurani kita
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
chayati
Ditulis oleh chayati
58 hari 21 jam 20 menit lalu
jangankan kompas, tempo saja sudah berkali - kali mengalami hal serupa.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
sujatnyon9ko
Ditulis oleh sujatnyon9ko
58 hari 21 jam 9 menit lalu
sulit untuk mendapatkan kebenaran yang sejati di bumi ini mengutip kata gie : kebenaran hanya berada di langit
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
chaliks
Ditulis oleh chaliks
58 hari 21 jam 6 menit lalu
kalau memang benar seperti itu, strategi yang dipakai jitu banget!
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
hendhy
Ditulis oleh hendhy
58 hari 20 jam 25 menit lalu
sebagai media cetak nasional seharusnya KOmpas bisa lebih adil dalam pemeberitaannya jangan bisanya hanya menyudutkan pihak tertentu saja
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
hughezz
Ditulis oleh hughezz
58 hari 19 jam 52 menit lalu
MUI dituntut untu lebih tegas lagi dalam menghadapi persoalan ini, karena kedudukannya yang lebih tinggi maka MUI berhak atas sebuah tuntutan apabila merasa dilecehkan.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
Buka Balasan 1 reply
mahendra34
Ditulis oleh mahendra34
58 hari 19 jam 33 menit lalu
sebenarnya masih banyak koran yang lebih bernafaskan islam untuk kita baca,misalnya harian republika so...jika memang ada pilihan kenapa kita harus ragu
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
herlinoo
Ditulis oleh herlinoo
58 hari 19 jam 20 menit lalu
bangsa kita di ubek - ubek sampai rakyatnya mabok semuanya LOL
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
ponirah
Ditulis oleh ponirah
58 hari 18 jam 49 menit lalu
siapa yang menguasai media dialah yang menguasai "kebenaran"
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
bashori3
Ditulis oleh bashori3
58 hari 9 menit lalu
yang namanya pers, seharusnya bisa bersikap netral dan independen!!.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
pratistha
Ditulis oleh pratistha
57 hari 23 jam 17 menit lalu
kita tidak ubahnya kapas yang mudah berterbangan ketika angin menyapa, jumlah kita yang tergolong lebih banyak seharusnya menajdikan kita semakin kuat bukan semakin amburadul seperti sekarang ini.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
lukm4n.s4fii
Ditulis oleh lukm4n.s4fii
57 hari 22 jam 58 menit lalu
ada 3 hal yang mempengaruhi pola pikir seseorang : 1.orang tuanya 2.lingkungan sekitarnya 3.buku yang dibacanya jadi kita juga harus memilih buku2 ataupun media yang menjadi sumber informasi kita
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
aaliciajohar
Ditulis oleh aaliciajohar
57 hari 22 jam 35 menit lalu
pers saat ini saya rasa mengalami banyak sekali kemajuan, tapi sayang belum bisa berdiri diatas kaki mereka sendiri sepenuhnya.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
vai_qnp
Ditulis oleh vai_qnp
57 hari 22 jam 33 menit lalu
kalau ada pernyataan bahwa pers adalah pemegang kebenaran lantas dengan kondisi yang sekarang apakah kebenaran itu ada?
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
s4nny
Ditulis oleh s4nny
57 hari 21 jam 52 menit lalu
jumlah yang bayak tapi mudah dipecah belah, sama aja dengan boong.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
hehanusa
Ditulis oleh hehanusa
57 hari 21 jam 33 menit lalu
ada apa dibalik semua ini, memang benar kalau kita mau lebih cermat lagi setiap media punya kepentingan sendiri - sendiri.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
anton_hoed
Ditulis oleh anton_hoed
57 hari 21 jam 16 menit lalu
aku sebagai pembaca setinya, agak kecewa juga setelah tahu apa yang sebenarnya terjadi saat ini.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
ervand1r13
Ditulis oleh ervand1r13
57 hari 21 jam 15 menit lalu
sebenarnya ini bukan kesalahan Kompas belaka kita sendiri yang begitu mudahnya untuk dipecah belah oleh orang lain melalui isu2 tersebut
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
bimanto_suprapto
Ditulis oleh bimanto_suprapto
57 hari 20 jam 39 menit lalu
daripada berpolemik seperti ini,lebih baik MUI mencetak koran sendiri aja untuk menyampaikan dakwah kepada umat konon dana yang ada di MUI kan banyak,jangan hanya dimakan sendiri aja
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
ario5
Ditulis oleh ario5
57 hari 20 jam 31 menit lalu
ahahahahahaaha setuju setuju! tok cer masukannya bang!
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
fajriani
Ditulis oleh fajriani
57 hari 3 jam 52 menit lalu
namanya propaganda ya demikian adanya, menurut saya, pada dasarnya tidak ada media yang bebas kepentingan, semuanya punya kepentingan masing-masing, entah apakah itu jenis dan namanya.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
gogor
Ditulis oleh gogor
57 hari 3 jam 51 menit lalu
biasa aja bosss, dah banyak yang tahu kaleeee... nah, sekarang dikau yang memprotes bisakah membuat tandingan pers yang lebih kuat dan lebih berpengaruh?.
Nilai 0 | Nilai komentar: + -
lastiur_frida
Ditulis oleh lastiur_frida
59 hari 21 jam 56 menit lalu
memang selam ini ada upaya untuk menyudutkan umat islam yang dilakukan oleh beberapa media nsional dan internasional
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
al_anam
Ditulis oleh al_anam
59 hari 19 jam 25 menit lalu
tapi jangan pernah dilupakan,bahwa pada awalnya keberadaan kompas adalah untuk mnyuarakan suara orang katolik bukannya ingin memicu masalah SARA,tapi memang klihatan sekali bahwa MUI selalu disudutkan dalam setiap pemberitaan harian KOMPAS
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
simangunsong
Ditulis oleh simangunsong
58 hari 22 jam 53 menit lalu
gimana ya...? biasanya memang media tak bisa lepas dari kepentingan pemiliknya,kita lihat saja siapa di balik kompas saat ini
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
arbaine
Ditulis oleh arbaine
58 hari 22 jam 34 menit lalu
berkali-kali umat islam disudutkan dalam media seolah-olah ajaran islam adalah ajaran yang kejam,penuh dengan kekerasan tapilihat saja,jika FPI tidak ikut bergerak,pasti kemaksiatan masih merajalela
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
rosemarlina
Ditulis oleh rosemarlina
58 hari 22 jam 10 menit lalu
susah juga saat ini mencari media yang benar2 adil semua membawa kepentingan pemiliknya masing2 lihat saja TV one dan metro TV,sampai kapanpun pasti tidak akan pernah menyudutkan partai GOLKAR
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
nasutions
Ditulis oleh nasutions
58 hari 19 jam 36 menit lalu
media tidak akan melakukan hal - hal semacam ini tanpa ada sesuatu dibelakang mereka.
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
djasmanie
Ditulis oleh djasmanie
58 hari 19 jam 5 menit lalu
aku akui dari segi layout dan bahasa jurnalistiknya,KOMPAS masih yang terbaik di negara kita. tapi jika terus-terusan menyudutkan umat Islam yang notabene adalah mayoritas di negeri ini bukan tidak mungkin KOMPAS akan ditinggalkan oleh pembacanya
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
endangsih_try
Ditulis oleh endangsih_try
58 hari 18 jam 58 menit lalu
ini bisa menjadi pelajaran bagi kita umat muslim. walaupun kita sebagai mayoritas ternyata kita belumlah menjadi yang terkuat di negeri ini banyaknya kepentingan2 pribadi dan kelompok yang membuat kita menjadi lemah
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
blue_souls
Ditulis oleh blue_souls
58 hari 10 menit lalu
kompas, apakah memang benar kepanjangan tangan dari misi zending ??.... wah, aku jadi khawatir.
Nilai -1 | Nilai komentar: + -
suhailli
Ditulis oleh suhailli
58 hari 19 jam 57 menit lalu
liberalisme dan pruralisme yang berusaha diusung kompas sepertinya sudah kelewat batas MUI sebagai organisasi dakwah sebaiknya memiliki corong sendiri untuk melawan apa yang dilakukan oleh kompas ide harus dilawan dengan ide
Nilai -2 | Nilai komentar: + -
Anda harus login atau register dulu sebelum pasang komentar

Pemilih