|
442
bocah pemakan rumput! (video)Purwanto (8), bocah yang tinggal di desa Tanjung Rejo, Pati, Jawa Tengah, memiliki kebiasaan makan rumput 10 kali dalam sehari. Kebiasaan tersebut terjadi sejak umur 5 tahun. Akibatnya dia mengalami gangguan berbicara dan lebih senang main sendiri.. baca selengkapnya... Berita terkait:
Komentarwahh sehat aslinya ya si bocah tuh...tapi secara psikis dia kok kayak tidak berkembang sebagaimana mestinya tuh Balas 0 mungkin si bocah nih ingin mempraktekkan sapi tetangga yang lahap makan rumput dikiranya rumput itu enak,ternyata emang lahap juga makan rumputnya Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 kalo dilarang marah hehehehe,patut berterima kasih donk gak ngabisin jatah makanan dan uang makan,tetapi ngabisin jatah makanan si sapi Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 jangan-jangan anak ini kesambet jin sapi.. jadi suak makan rumput kayak sapi.. hehehe ga logis banget siyh komentku... hahaha Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Saya yakin,jika orangtuanya berasal dari keluarga mampu mungkin akan di carikan makanan yang lebih baik,dari pada rumput... Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 gila.. makannya sampai 6 porsi sehari.. anak ini mungkin ingin menggantikan peran sapi dari keluarga ini.. semoga saja ketika tumbuh dewasa nanti dia bisa lebih berfikir.... tidak seperti sekarang... untuk sekarang kita anggap saja seperti kenakalan anak anak Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 kasus semacam ini, udach banyak kok mungkin terkait dengan krisis pangan yang kerap terjadi saat ini, tapi dibalik itu semua ada hikmah yang biosa kita petik paling nggak kita masih lebih baik dari mereka atau anak2 itu Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 bocah itu emang menderita autis,jadi bukan karena terjadinya krisis pangan Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 makanya kalau mau komen itu di baca dulu artikelnya dengan teliti biar nggak ngawur jadinya, btw thx yach dach di ingetin Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 saingan tuch sama sapi tetangganya, wach tetangganya mesti punya stock rumput yang banyak nich karena sekarang yang mengkonsumsi rumput bukan cuman sapinya doank tetapi anak tetangganya juga Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 sebenarnya kebiasaan seperti ini bisa disembuhkan,asalkan ada kemauan yang keras dari si anak dan orang2 disekitarnya Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 jangan asala donk kalau koment boss, semua orang termasuk orangtua dari nich anak dari dulu juga dach punya kemauan anaknya sembuh tapi mereka terbentur biaya secara gitu loh penyakit autis itu butuh biaya yang nggak sedikit dalam proses penyembuhannya Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 aneh banget nih bocah, ibunya ngidam apa sih waktu dia ada dalam kandungan, bukannya makan sayur malah makannya rumput Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Untung masih rumpu, kalau doyannya makan besi bisa bahaya kan..,apalagi harganya jg mahal. Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Dia ini anak sapi ato anak manusioa sich, kelakuanko aneh banget Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Kebiasaan itu muncul sejak dia berusia 5 tahun. Kalo masih di teruskan apa tidak mengganggu pencernaanya Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Mungkin akarena kebiasannya yang aneh dan berbeda dengan teman-temannya yang lain, dia lebih sering bermain sendiri, atau mungkin anak ini kena penyakiy autis yang biasa menyerang anak Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Tapi ga masalah kalo rumput di jadikan makanan cemilan, lha wong makan nasinya aja 5 piring sehari Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Nak kenapa makan rumput sih, bukannya makan sayur-sayuran yang bermanfaat dan bergizi bagi tubuh kamu...mungkin ini akibat dari kenikan BBM kali yah...terus itu makannya sama sapi peliharaannya lagi tuh anak, kasihan banget Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 nggak papa dech makan rumput, nggak berbahaya banget!!! dari pada makan beling atau tanah kasihan kan???? Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 kenapa yach nggak di internet, di televisi marak banget kejadian - kejadian semacam ini??? jadi tidak bisa membayangkan gimana masa depan anak ini kalau sekarang aja dia sudah mempunyai kebiasaan2 di luar kewajaran seperti itu Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 beruntung banget nich anak bisa punya kebiasaan bagus kaya gitu, pasalnya kan kebutuhan seratnya tercukupi terus tuch jadi nggak perlu kawatir kena konstipasi Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 hahahahaha boleh juga idenya, patut di contoh nich mengingat sekarang ini trendnya back to nature Balas Silahkan login untuk menulis komentar anda 0 Silahkan login untuk menulis komentar anda |
|





Tweet

Silahkan login untuk menulis komentar anda