INFO TERBARU: Kirim saran dan kritik ke Blog Lintas Berita
1
Vote Up
Vote Down
Soal Etanol, Obama Angkat Bicara

Soal Etanol, Obama Angkat Bicara

Ancaman krisis pangan menyusul pengembangan bahan bakar alternatif, etanol, yang menggunakan bahan baku jagung telah memaksa kandidat presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, bereaksi. Dalam sebuah acara televisi bertajuk "Meet the Press" di jaringan NBC, Barack Obama mengatakan, Pemerintah Amerika Serikat mungkin harus memikirkan ulang dukungannya terhadap pengembangan bahan bakar nabati etanol dari jagung, mengingat harga komoditas itu terus merangkak naik. "Apa yang saya katakan ini merupakan prioritas utama saya untuk memastikan bahwa seluruh rakyat dapat memperoleh makanan yang cukup. Dan jika memang terjadi kesulitan, rasanya kita perlu membuat perubahan dalam kebijakan etanol yang sekarang berjalan agar kebutuhan pangan dapat terjamin," kata Obama, Minggu (Senin Wib). "Kenaikan harga pangan sudah terjadi di AS. Bahkan di negara lain, kita pun menyaksikan kerusuhan yang pecah akibat berkurangnya suplai bahan makanan. Jelas ini merupakan ancaman yang harus segera kita siasati," sambungnya. Sejumlah organisasi bidang pangan sedunia bulan lalu merekomendasikan penghentian proses pengembangan dan produksi bahan bakar nabati, termasuk etanol. Pasalnya, proyek tersebut telah menaikkan harga jagung untuk kebutuhan pangan hingga 20 persen. Kala itu, juru bicara the Renewable Fuels Association, Matt Hartwig, mengungkapkan, saat ini produsen bahan bakar nabati tengah mencari alternatif bahan baku, mulai dari ampas kayu, rumput, hingga limbah citrus dan sampah.
Berita - Dunia / www.kompas.co.id / Dimasukkan 247 hari 2 jam 33 menit lalu

Komentar Anda

Saat ini ada 0 komentar

Anda harus login atau register dulu sebelum pasang komentar

Pemilih

T_T
Kirim Media Anda