INFO TERBARU: Kirim saran dan kritik ke Blog Lintas Berita
1
Vote Up
Vote Down
Rakyat Dominika Pilih Presiden Baru

Rakyat Dominika Pilih Presiden Baru

Jutaan rakyat Republik Dominika membanjiri Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilu untuk memilih presiden, Jumat (16/5). Dalam Pilpres kali ini incumbent Presiden Leonel Fernandez mencalonkan diri untuk ketiga kalinya. Fernandez yang menjadi Capres Democratic Liberation Party (DLP) diperkirakan bisa menangguk 50 persen suara lebih, mengingat situasi perekonomian Republik Dominika yang membaik. Di era kepemimpinannya, Fernandez menjadikan Santo Domingo sebagai pusat konstruksi. Fernandez melawan 6 calon presiden lainnya dan jika tidak ada kandidat yang mampu meraih 50 persen suara lebih, maka putaran kedua Pemilu akan digelar Juni mendatang. Fernandez adalah pengacara yang dibesarkan di New York dan memiliki hubungan baik dengan Amerika. Ia dikenal sebagai Bapak Pembangunan Republik Dominika. Di bawah Fernandez, pembangunan jalan, universitas, jalur kereta api bawah tanah dan proyek-proyek besar lainnya maju. Kendati demikian, saat ini seperempat warga Republik Dominika hidup di bawah garis kemiskinan. Sebagian warga Dominika menilai Fernandez sukses memimpin Dominika. Ia mau bekerja keras dan menciptakan berbagai kesempatan untuk maju bagi rakyatnya. Lawan terkuat Fernandez adalah Miguel Vargaz, pengusaha bidang konstruksi yang berasal dari Partai Revolusioner Dominika. Pada tahun 1996, Kongres Dominika tunduk pada tekanan internasional yang melarang presiden mencalonkan diri kembali. Aturan baru ini melengserkan Presiden Joaquin Balaguer, orang kuat yang berkuasa di Dominika selama rentang waktu 24 tahun mulai tahun 1960. Pada tahun 2002, aturan ini dicabut, sehingga Fernandez bis maju lagi dalam Pilpres. Baik Fernandez maupun Vargaz sama-sama mendukung perdagangan bebas dan ditegakkannya nilai-nilai sosial Katolik. Dalam Pemilu mereka menjanjikan menurunkan harga pangan dan meningkatkan investasi. Pada awal 2.000, krisis ekonomi berlangsung di Karibia. Di Dominika sejumlah bank bangkrut dan inflasi meroket sebesar 30 persen. Akibatnya mata uang peso terpaksa didevaluasi. Warga Dominika banyak yang lari mencari kerja ke Puerto Rico dan Florida. Saat ini angka pengangguran di Dominika mencapai 16 persen. Santo Domingo kini jadi kota wisata yang terkenal. Kapal-kapal pesiar berdatangan dan para wisatawan bermain golf. Menjelang Pemilu, Fernandez membagikan bahan pangan bersubsidi untuk rakyat miskin.
Berita - Dunia / www.kr.co.id / Dimasukkan 236 hari 8 jam 56 menit lalu

Komentar Anda

Saat ini ada 0 komentar

Anda harus login atau register dulu sebelum pasang komentar

Pemilih

stytri
Kirim Media Anda