Kelaparan Paksa Warga Haiti Serbu Istana Kepresidenan
Pasukan penjaga perdamaian PBB menggunakan peluru karet dan gas airmata untuk mengejar warga Haiti yang kelaparan yang menyerbu istana kepresidenan untuk menuntut mundurnya Presiden Rene Preval. Massa yang marah terhadap melonjaknya harga makanan kemudian menjarah kawasan bisnis. Massa yang marah mencoba mendobrak masuk istana kepresidenan Selasa (8/4) pagi dengan mengikat gerbang istana dengan gerobak sampah. "Kami lapar! Dia harus mundur!" teriak mereka. Preval, seorang pemimpin dukungan Washington, berada di dalam istana saat itu, kata para pembantunya. Dia tidak mengeluarkan pernyataan apapun sejak aksi rusuh mulai terjadi minggu lalu. Tentara Brazil dengan mengenakan helm biru PBB tiba dengan mobil jeep dan kenderaan serbu memaksa para pengunjukrasa mundur dari gerbang istana. Namun ketika aksi unjukrasa itu beralih menjadi penjarahan, pasukan penjaga perdamaian itu hanya menonton masyarakat yang membobol toko-toko di sekitar istana.Komentar Anda
Saat ini ada 3 komentar





272 hari 21 jam 18 menit lalu