INFO TERBARU: Kirim saran dan kritik ke Blog Lintas Berita
1
Vote Up
Vote Down
Penurunan Harga Minyak Berlanjut, Prospek Ekonomi Memburuk

Penurunan Harga Minyak Berlanjut, Prospek Ekonomi Memburuk

HARGA minyak mentah berlanjut turun Jumat (5/9) karena munculnya kekhawatiran penurunan permintaan energi menyusul buruknya data lapangan kerja di AS yang memunculkan kekhawatiran baru mengenai resesi ekonomi. Kontrak utama New York, harga minyak mentah light sweet untuk pengiriman Oktober, turun 1,66 dollar AS menjadi 106,23 dollar AS per barrel, dan penurunan selama sepekan mencapai 9,32 dollar. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober turun 2,21 dollar AS menjadi 104,09 dollar per barrel. Penurunan didorong oleh munculnya berita bahwa tingkat pengangguran AS melonjak hingga level tertinggi dalam lima tahun yakni sebesar 6,1 persen, merupakan tanda-tanda resesi yang akan menekan permintaan energi. "Kenaikan angka-angka pengangguran yang tinggi menunjuk pada resesi ekonomi AS, dimana peningkatan seperti itu belum pernah terjadi," kata Peter Kretzmer, seorang ekonom pada Bank of America. Penurunan permintaan itu diperparah oleh lambatnya perbaikan operasi pengeboran minyak di Teluk Meksiko setelah dilanda oleh badai Gustav. Pejabat AS mengatakan tingkat produksi hari Jumat baru sekitar 10 persen setelah sebelumnya hampir dihentikan total. "Harga minyak tampaknya lebih dipengaruhi oleh kekhawatiran melambatnya permintaan minyak dan berlanjutnya kenaikan nilai dollar AS," kata Nimit Khamar, seorang analis pada perusahaan pialang Sucden di London. Prospek ekonomi dunia nampaknya masih jauh dari perbaikan, dan penurunan harga diperparah oleh kekhawatiran penurunan tingkat permintaan, sehingga mendorong harga minyak turun. (Ant/AFP)
Berita - Bisnis / jurnalnasional.com / Dimasukkan 122 hari 8 jam 26 menit lalu

Komentar Anda

Saat ini ada 0 komentar

Anda harus login atau register dulu sebelum pasang komentar

Pemilih

kurawa
Kirim Media Anda