Asian Development Bank (ADB) memperkirakan perekonomian negara berkembang di Asia bisa menghadapi masalah pembiayaan pengeluaran menyusul berlanjutnya krisis kredit dan tuntutan investor atas imbal hasil yang tinggi untuk membeli utang mereka
Presiden ADB Haruhiko Kuroda menegaskan para pembuat keputusan di kawasan regional harus menyiapkan rencana untuk mempertahankan stabilitas pasar guna melawan volatilitas pada sistem finansial global. Pernyataan itu dilontarkan di depan International Monetary Fund dan World Bank Development Committee di Washington, hari ini.
Berita - Bisnis / web.bisnis.com /
Dimasukkan 51 hari 17 jam 11 menit lalu